TEGAS MELAKUKAN YANG HARUS DILAKUKAN
 BUKANLAH SIFAT ORANG BIASA



Cara terbaik untuk menjadi orang rata-rata adalah melakukan hal-hal yang umum.

Karena,

Bagaimana mungkin kita menjadi orang yang berhak untuk diperhatikan dengan khusus, jika penampilan kita tidak membedakan kita dari orang-orang yang lazimnya dianggap ada sebagai latar belakang pemandangan mereka?

Bagaimana kita bisa dihargai lebih tinggi, jika yang kita lakukan adalah hal-hal biasa yang bisa dilakukan oleh orang kebanyakan?

Lalu, saat kita harus melakukan sesuatu yang penting untuk kualitas kehidupan kita, tidak sedikit dari kita yang mendahulukan penundaan dan pengarangan alasan yang meng-OK-kan tidak adanya tindakan.

Maka pantas jika orang yang lebih banyak melakukan, akan lebih berhasil.

Karena, bukankah kualitas hidup kita akan segera membaik, jika kita segera bersikap tegas dalam melakukan yang harus kita lakukan?

Maka,

Mengenali apa yang seharusnya dilakukan dan melakukannya dengan segera – adalah sifat orang-orang yang mudah berhasil.

Dan bagi kita yang hatinya dibuat Tuhan merasa mudah kasihan,

hati ini sering terpedihkan menyaksikan kelemahan saudara-ssaudara kita yang tidak mengetahui apa harus mereka lakukan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka,

dan harus menyaksikan mereka meneruskan perilaku yang seharusnya tidak mereka lakukan.

Tetapi sebagian besar dari kita adalah pribadi-pribadi yang SUDAH mengetahui apa saja yang harus kita lakukan, dan menyadari keharusan untuk segera melakukannya, tetapi TETAP TIDAK melakukannya.

Itulah mungkin sebab dari sebagian besar perasaan stress yang membebani dada kita.

Kita tahu apa yang harus kita lakukan,
kita sadar bahwa kita belum melakukannya,
kita sadar bahwa semakin lama kita tidak melakukannya –
akan semakin besar kerugian dan keterlambatan kita;
tetapi
kita terus membiarkan diri ini tidak melakukannya.

Tetapi,
karena kita semua adalah pribadi-pribadi berpekerti baik
kesayangan dari Beliau Yang Maha Penyayang,
kita tidak mungkin dibiarkan menjadi orang-orang yang kerdil karena tidak melakukan yang seharusnya kita lakukan.

Beliau akan mendorong, terkadang sedikit memaksa kita untuk bertindak – dengan mengirimkan sebuah keadaan yang kita sebut krisis.

Kita dimasukkan kedalam keadaan-keadaan yang mengancam kebaikan dan kehidupan kita, agar kita berlaku tegas melakukan yang seharusnya kita lakukan.

Dengannya,
sebetulnya sebagian besar dari kita adalah orang-orang baik yang sedang menunggu datangnya krisis, agar kita bisa menyegerakan tindakan dan bisa bekerja dengan kesungguhan penuh.

Kita adalah sekelompok orang yang – bila tidak tertekan dan tidak terancam, akan bersikap seolah-olah hidup ini tidak akan meminta pertanggung-jawaban jika kita tidak melakukan yang seharusnya kita lakukan.

Maka, segeralah bangkit,
mulailah dari yang mudah,
mulailah dari yang dekat,
dan pastikanlah Anda memulai sekarang.

Hubungilah mereka yang seharusnya Anda hubungi;
temuilah mereka yang telah lama mengharapkan kehadiran Anda; minta maaf-lah kepada dia yang telah terusik ketenangannya karena Anda;
berterima kasih-lah kepada mereka yang telah memberi dan berbaik sikap kepada Anda.

Segera tuliskan kedalam sebuah daftar,
apa saja yang harus Anda lakukan,
dan mulailah untuk segera melakukannya.

Mulailah dari yang mudah, dari yang dekat, dan mulailah segera.

Maka, versi nasehat selanjutnya untuk kita – Anda dan saya, adalah:

Mengenali apa yang seharusnya Anda lakukan dan melakukannya dengan segera – adalah ketegasan yang Anda butuhkan bagi keberhasilan Anda.